Tampil memukau di series perdana Liga 1 Putri 2019, Persija Putri mendapatkan banyak pujian dari kalangan pendukung Persija Jakarta. Dukungan juga berasal dari suporter Persija yang hadir langsung ke Stadion Maguwoharjo Sleman untuk mendukung srikandi Persija berlaga.
Persija Putri sukses menarik perhatian para pecinta sepakbola Indonesia. Bagaimana tidak, skuad Persija Putri banyak dihiasi nama tenar dan wajah rupawan bak selebgram. Sebut saja Zahra Muzdalifah, Sabreena Dressler, Naomi Nielsen, Anggita Oktaviani, Basia Putri dan lain-lain.
Pada series pertama Liga 1 Putri 2019 yang diselenggarakan di Yogyakarta, skuad asuhan John Arwandi tampil sempurna dengan memperoleh 3 kali kemenangan dan sekali hasil imbang. Zahra dkk mengunci puncak klasemen di Liga 1 Putri 2019 series pertama.
Setelah kembali ke Jakarta, skuad Persija Putri kini menjadi idola baru bagi The Jakmania. Ditengah penampilan buruk tim Persija Jakarta di Liga 1 2019, ada secerca harapan disematkan terhadap Persija Putri. Dengan performa yang meyakinkan di series pertama, The Jakmania memiliki harapan besar terhadap kiprah Persija Putri.
Setelah mendapatkan pujian dari banyak pihak, Persija Putri mengawali series kedua dengan kepercayaan diri yang tinggi. Tampil perdana menghadapi PSIS Putri, Mayang cs mampu melanjutkan tren positifnya. Di laga kedua, Persija tampil mengecewakan. John Arwandi yang melakukan rotasi besar di skuadnya membuat Persija Putri dihajar Tira Persikabo dengan skor telak 0-6.
Tak sampai disitu, di pertandingan ketiga Persija Putri lagi-lagi dibantai dengan skor telak 0-6 oleh Persib Putri. Pada pertandingan terakhir, Viny dkk ditahan imbang PSS Putri. Hasil yang berbanding terbalik dengan yang didapatkan Persija Putri di series pertama lalu.
Selesai series kedua, Persija Putri mendapatkan kesempatan untuk menimba ilmu di Thailand. Buah kerjasama Persija dengan AIA Indonesia. Seluruh skuad Persija Putri diboyong ke Thanyapura Sports Complex Phuket Thailand untuk menjalani latihan selama beberapa hari.
Dengan berbekal pengalaman berlatih dengan pelatih profesional, Persija Putri siap menjalani series ketiga dengan semangat berlipat ganda. Berharap ilmu yang didapatkan dapat diterapkan dalam series selanjutnya.
Namun hasil positif tak kunjung menaungi Persija Putri. Anak asuh John Arwandi mengawali series ketiga dengan kemenangan tipis 1-0 atas PSIS Putri. Selanjutnya Persija Putri bermain seperti kehabisan bensin. Dalam tiga pertandingan, Carla cs mengalami kekalahan saat berhadapan dengan Tira Persikabo, Persib Putri dan PSS Putri.
Alasan lain atas buruknya performa Persija Putri juga dikarenakan kehilangan 2 pilar pentingnya di lini depan. Zahra dan Mayang dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan Timnas Wanita guna persiapan menghadapi Sea Games.
Pada intinya pujian yang berlebihan akan membuat seseorang cepat puas terhadap apa yang sudah diraih. Padahal tidak sampai situ saja, perjalanan menuju tangga yang lebih tinggi masih teramat jauh. Baiknya kita tidak perlu berharap lebih terhadap Persija Putri, apalagi skuad Persija Putri lebih banyak didominasi oleh para pemain muda yang diproyeksikan untuk tampil di PON 2020.
Yang terpenting adalah memberikan menit bermain dan tempat berkompetisi secara profesional bagi para pesepakbola wanita di Indonesia agar tercipta Tim Nasional yang kuat dan mampu bersaing di kompetisi resmi baik Asia maupun dunia.

0 Comments
Posting Komentar