![]() |
| Foto: Persija |
Mediapersija - Persija Jakarta baru saja menjalani pertandingan pekan keempat BRI Liga 1 2022/2023 dengan menghadapi Persikabo 1973. Dalam pertandingan tersebut, Persija sukses mencuri 1 poin dari Bogor.
Diatas kertas sebenarnya Persikabo 1973 lebih diunggulkan karena secara performa, mereka sedang on fire. Persikabo sukses menyapu bersih tiga pertandingan sebelumnya dengan kemenangan, sebelum akhirnya rekor tersebut dipatahkan oleh Persija. Sedangkan Persija masih berada di tahap pemanasan karena performanya masih belum stabil.
Persikabo 1973 dengan mengandalkan formasi 3-5-2 sukses merepotkan Persija, strategi yang diterapkan Djanur terlihat berjalan dengan mulus. Sedangkan 3-5-2 ala Thomas Doll masih kurang berjalan sesuai rencana. Hal ini dikarenakan ada beberapa pemain yang absen seperti Hansamu Yama dan Resky Fandi.
Diawal pertandingan sebenarnya Persija mengambil alih serangan terlebih dahulu, beberapa kali Michael Krmencik mendapatkan peluang. Namun sayang tak bisa dimanfaatkan menjadi gol. Baru pada akhirnya Krmencik sukses mencetak gol debut musim ini ketika memnafaatkan kesalahan dari bek Persikabo 1973. Sebelum pada akhirnya dibalas 5 menit kemudian melalui gol bunuh diri dari Ondrej Kudela.
Secara permainan Persikab 1973 lebih unggul dari Persija. Persikabo 1973 menguasai pertandingan dengan 52% penguasaan bola, sedangakan Persija memiliki penguasaan bola sebanyak 48%. Ini menjadi kali pertama Persija kalah dalam hal penguasaan bola sejak pekan pertama hingga pekan keempat. Sebelumnya penguasaan bola Persija selalu diatas 50% atau lebih banyak dibanding lawannya. Lagi-lagi strategi Djanur sukses untuk membuat Persija bermain menunggu digaris pertahanannya sendiri.
Dalam pertandingan tersebut, Persija lebih unggul dalam hal tembakan ke gawang. Persija sukses mencetak 6 shots on target dan hanya melakukan 1 shot off target. Sedangakan Persikabo 1973 hanya bisa melepaskan 2 shots on target dan 3 shots off target. Disini jelas secara peluang, Persija lebih banyak dibandingan lawannya. Namun sayangnya para pemain Persija tak bisa memanfaatkan peluang sekecil apapun untuk menjadi sebuah gol.
Hal yang patut disayangkan disini adalah Thomas Doll tak memiliki plan B ketika strateginya tidak berjalan dengan baik. Hal ini terbukti dari pergantian pemain yang tidak efektif. Ketika daya gedor Persija kurang, Thomas Doll tidak melakukan pergantian yang pas, padahal di bench Persija masih menyimpan pemain-pemain cepat seperti Riko Simanjuntak, Ricky Cawor maupun Dony Pamungkas.
Meskipun demikian, jika dilihat di lapangan performa Persija tidak terlalu buruk. Persija berhasil mencuri poin di laga tandang dengan melawan tim yang sedang on fire seperti Persikabo 1973. Pertandingan selanjutnya Persija akan menghadapi Rans Nusantara pada pekan kelima BRI Liga 1 2022/2023. Kita berharap Thomas Doll bisa memanfaatkan momentum ini untuk meraih hasil maksimal agar jarak dengan pemuncak klasemen tidak semakin jauh.

0 Comments
Posting Komentar