Mediapersija - Kompetisi Liga 1 2019 telah memasuki pertengahan putaran kedua, tepatnya pekan ke-26. Namun Persija Jakarta baru menjalani 23 pertandingan, imbas dari jadwal kompetisi yang semrawut dan amburadul. Dari 23 pertandingan yang telah dijalani, Persija masih nyaman berkutat di papan bawah.
Jangankan untuk merangsek ke papan tengah, jika menang saja Persija jarang. Ismed dkk baru mencicipi 5 kemenangan baik di laga kandang maupun laga tandang. Margin yang sangat jauh jika dibandingkan dengan Bali United sang pemuncak klasemen yang sudah mengoleksi 17 kemenangan dalam 23 pertandingan. Hal tersebut jelas bertolak belakang dengan penampilan Persija musim lalu.
Yang menarik dari Persija musim ini adalah adanya sosok tak tergantikan di skuad Macan Kemayoran sejak kedatangan pelatih Ivan Kolev, Julio Banuelos, Caretaker Sudirman, hingga yang terakhir Edson Tavares. Entah ini merupakan suatu kebutuhan taktik atau karena keterbatasan pemain. Yang jelas kedua pemain tersebut selalu bermain konsisten ketika diberi kepercayaan dari pelatih.
Marko Simic dan Tony Sucipto adalah pemain yang paling diandalkan Persija musim ini di kompetisi Liga 1 2019, dengan siapapun pelatihnya. Tony Sucipto tercatat selalu bermain dalam 23 pertandingan yang telah dijalani oleh Persija musim ini. Sedangkan Marko Simic telah memainkan 22 pertandingan di musim ini. Selisih 1 pertandingan dari kedua pemain tersebut. Namun Marko Simic memiliki menit bermain yang lebih banyak dibandingkan dengan Tony Sucipto. Striker asal Kroasia tersebut telah mencatatkan 1.971 menit bermain bagi Persija musim ini dalam kompetisi Liga 1 2019. Sedangkan Toncip telah mengoleksi 1.842 menit bermain untuk Persija.
Sebelum kedatangan Edson Tavares di Persija, Marko Simic selalu tampil reguler 90 menit bagi Persija Jakarta. Ivan Kolev, Julio Banuelos dan Sudirman tak pernah sekalipun menarik keluar Marko Simic. Hanya Edson Tavares yang berani menarik keluar Simic. Hal ini terjadi kala Persija melakoni laga tandang ke markas PS Sleman. Kala itu Marko Simic ditarik keluar pada menit 81, digantikan oleh Joan Tomas Campasol.
Hal demikian juga dialami oleh Tony Sucipto. Sejak kedatangan Edson ke Persija, Toncip praktis lebih sering memulai pertandingan dari bangku cadangan. Hanya sekali Toncip dipasang menjadi starter kala Edson menjalani laga debut melawan Semen Padang. Kala itu Persija dipaksa takluk dari tamunya dengan skor 1-2. Setelah pertandingan tersebut, Toncip selalu dimasukkan di pertengahan hingga akhir babak kedua. Padahal sejak Liga 1 bergulir, Toncip tercatat selalu bermain full 90 menit bagi Persija Jakarta.
Meskipun kedua pemain tersebut memiliki kontribusi yang besar bagi Persija, namun sudah sewajarnya tim pelatih melakukan rotasi atau penyegaran skuad agar permainan Persija tidak mudah terbaca oleh lawan atau bisa juga untuk menghindari kelelahan bagi para pemain.

1 Comments
X
BalasHapusPosting Komentar